Bagi seller marketplace dengan volume pengiriman tinggi, biaya cetak resi bisa menjadi pengeluaran operasional yang signifikan. Banyak seller tidak menyadari bahwa pilihan printer dan jenis kertas yang tepat dapat menghemat jutaan rupiah per bulan.
Artikel ini akan membahas secara detail perhitungan biaya cetak resi menggunakan printer thermal versus printer inkjet, lengkap dengan data harga terbaru Desember 2025 dan simulasi biaya berdasarkan volume pengiriman Anda.
Harga Kertas Label Thermal Terbaru (Desember 2025)
Kertas thermal atau sticker label thermal adalah bahan habis pakai utama untuk cetak resi pengiriman. Berikut adalah referensi harga terbaru dari berbagai marketplace Indonesia:
Kertas Thermal Ukuran A6 (100x150 mm) - Paling Umum
| Isi per Roll | Harga | Harga per Lembar |
|---|---|---|
| 500 lembar | Rp 30.000 - Rp 60.000 | Rp 60 - Rp 120 |
| 350 lembar | Rp 12.999 - Rp 25.000 | Rp 37 - Rp 71 |
| 300 lembar (Blueprint ECO) | Rp 25.000 - Rp 30.600 | Rp 83 - Rp 102 |
Kertas Thermal Ukuran Lainnya
| Ukuran | Isi | Harga |
|---|---|---|
| 78x100 mm | 300 pcs | Rp 13.500 - Rp 25.000 |
| 100x100 mm | 500 pcs | Rp 28.000 - Rp 30.000 |
| 80mm Continuous | 15 meter | Rp 13.700 - Rp 13.900 |
Tips: Untuk cetak resi marketplace, ukuran A6 (100x150 mm) adalah standar yang paling kompatibel dengan semua ekspedisi (JNE, J&T, SiCepat, AnterAja, dll). Beli dalam jumlah besar untuk mendapat harga lebih murah per lembar.
Perbandingan Printer Thermal vs Printer Inkjet
Mari kita bandingkan kedua jenis printer ini dari berbagai aspek yang relevan untuk kebutuhan cetak resi:
| Aspek | Printer Thermal | Printer Inkjet |
|---|---|---|
| Harga Unit | Rp 160.000 - Rp 1.500.000 | Rp 300.000 - Rp 1.800.000 |
| Biaya Cetak per Resi | Rp 60 - Rp 100 (kertas saja) | Rp 150 - Rp 300 (kertas + tinta) |
| Kecepatan Cetak | Sangat cepat (2-3 detik/resi) | Lambat (8-15 detik/resi) |
| Perawatan | Minimal, tanpa tinta | Sering (print head clogging) |
| Hasil Cetak | Hitam-putih, barcode tajam | Bisa warna, tapi tidak perlu |
| Konektivitas | USB, Bluetooth, WiFi | USB, WiFi |
| Portabilitas | Ada model portable | Umumnya tidak portable |
Simulasi Biaya Cetak Bulanan
Mari kita hitung simulasi biaya cetak resi berdasarkan volume pengiriman yang berbeda:
Asumsi Perhitungan
- Thermal: Kertas A6 500 pcs @ Rp 40.000 = Rp 80/lembar
- Inkjet: Kertas HVS + tinta = sekitar Rp 200/lembar
| Volume/Bulan | Biaya Thermal | Biaya Inkjet | Selisih Penghematan |
|---|---|---|---|
| 100 resi | Rp 8.000 | Rp 20.000 | Hemat Rp 12.000 |
| 500 resi | Rp 40.000 | Rp 100.000 | Hemat Rp 60.000 |
| 1.000 resi | Rp 80.000 | Rp 200.000 | Hemat Rp 120.000 |
| 3.000 resi | Rp 240.000 | Rp 600.000 | Hemat Rp 360.000 |
| 5.000 resi | Rp 400.000 | Rp 1.000.000 | Hemat Rp 600.000 |
| 10.000 resi | Rp 800.000 | Rp 2.000.000 | Hemat Rp 1.200.000 |
Insight: Seller dengan 3.000 resi/bulan yang beralih dari inkjet ke thermal bisa menghemat hingga Rp 4.320.000/tahun hanya dari biaya cetak resi!
Kapan Balik Modal (Break Even Point)?
Jika Anda masih menggunakan printer inkjet dan ingin upgrade ke thermal, berikut perhitungan kapan investasi Anda balik modal:
Contoh Kasus
- Harga printer thermal: Rp 500.000
- Volume cetak: 500 resi/bulan
- Penghematan per bulan: Rp 60.000
- Waktu balik modal: 500.000 / 60.000 = sekitar 8-9 bulan
Setelah melewati periode balik modal, semua penghematan adalah keuntungan bersih Anda.
Rekomendasi Berdasarkan Skala Bisnis
Seller Pemula (kurang dari 100 resi/bulan)
- Printer thermal entry-level Bluetooth (Rp 160.000 - Rp 300.000)
- Sudah cukup untuk kebutuhan harian
- Bisa langsung connect ke HP via aplikasi marketplace
Seller Menengah (100 - 1.000 resi/bulan)
- Printer thermal USB dengan auto-cutter (Rp 400.000 - Rp 800.000)
- Lebih cepat dan efisien untuk volume tinggi
- Fitur auto-cutter menghemat waktu
Seller Besar (lebih dari 1.000 resi/bulan)
- Printer thermal industrial (Rp 1.000.000 - Rp 1.500.000)
- Durabilitas tinggi untuk penggunaan intensif
- Pertimbangkan memiliki 2 unit sebagai backup
Tips Menghemat Biaya Cetak Resi
- Beli kertas thermal dalam jumlah besar - Harga per lembar bisa turun hingga 20-30%
- Pilih merek lokal berkualitas - Blueprint, Goldwin, atau merek lokal lainnya sudah cukup bagus
- Gunakan mode hemat tinta - Untuk resi, kualitas draft sudah cukup jelas
- Gabungkan beberapa resi dalam satu print batch - Lebih efisien daripada cetak satu-satu
- Rawat printer secara berkala - Bersihkan print head untuk hasil optimal
Sudah Hemat Biaya Cetak, Saatnya Hitung Profit!
Setelah efisiensi biaya cetak resi, pastikan Anda juga memantau profit per transaksi dengan akurat.
Kesimpulan
Berdasarkan perhitungan di atas, printer thermal adalah pilihan paling efisien untuk cetak resi marketplace. Dengan biaya per resi yang 2-3 kali lebih murah dibanding inkjet, penghematan akan sangat terasa terutama untuk seller dengan volume pengiriman tinggi.
Investasi awal printer thermal memang bisa lebih tinggi, namun dengan penghematan bulanan yang konsisten, break even point bisa tercapai dalam waktu kurang dari setahun. Setelah itu, semua efisiensi menjadi tambahan profit untuk bisnis Anda.
Jangan lupa untuk selalu mencatat biaya operasional seperti cetak resi ini dalam pembukuan Anda, agar kalkulasi profit toko online semakin akurat.