Tutorial Lengkap Mendaftar KUR BRI Online untuk Seller Marketplace

Tutorial Lengkap Mendaftar KUR BRI Online untuk Seller Marketplace

Butuh modal untuk mengembangkan bisnis online Anda? Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI adalah salah satu pilihan terbaik dengan bunga rendah yang disubsidi pemerintah. Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah cara mendaftar KUR BRI secara online.

Info: Data dalam artikel ini bersumber dari website resmi BRI (bri.co.id dan kur.bri.co.id) yang diakses pada Desember 2025.

Apa Itu KUR BRI?

Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah program kredit/pembiayaan modal kerja atau investasi yang diberikan kepada pelaku usaha produktif yang feasible namun belum bankable. KUR BRI merupakan program pemerintah yang disubsidi, sehingga bunga yang dikenakan jauh lebih rendah dibanding pinjaman konvensional.

BRI adalah penyalur KUR terbesar di Indonesia, menjadikannya pilihan utama bagi pelaku UMKM termasuk seller online yang butuh modal usaha.

Jenis-Jenis KUR BRI 2025

Jenis KUR Plafon Maksimal Bunga/Tahun Tenor
KUR Super Mikro Rp 10 juta 3% efektif 1-3 tahun
KUR Mikro Rp 100 juta 6% efektif 1-3 tahun (KMK) / 1-5 tahun (KI)
KUR Kecil Rp 500 juta 6% efektif 1-4 tahun (KMK) / 1-5 tahun (KI)
KUR TKI Rp 25 juta 6% efektif Sesuai kontrak kerja

Catatan: KMK = Kredit Modal Kerja, KI = Kredit Investasi. Untuk pinjaman kedua dan seterusnya, bunga bisa naik menjadi 7-9% tergantung histori pinjaman.

Kelebihan KUR BRI untuk Seller Online

  • Bunga paling rendah - Disubsidi pemerintah, mulai dari 3-6% per tahun
  • Tanpa agunan - Untuk pinjaman hingga Rp 100 juta tidak perlu jaminan tambahan
  • Proses bisa online - Daftar dari rumah melalui kur.bri.co.id
  • Usaha baru bisa mengajukan - KUR Super Mikro tidak ada syarat minimal lama usaha
  • Jaringan terluas - BRI memiliki cabang hampir di setiap kecamatan

Syarat Pengajuan KUR BRI

Syarat Umum

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Usia minimal 17 tahun atau sudah menikah (KUR Mikro: minimal 21 tahun)
  • Memiliki usaha produktif dan layak
  • Usaha telah berjalan aktif minimal 6 bulan (KUR Super Mikro: tidak ada batas minimum)
  • Tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan lain, kecuali kredit konsumtif (KPR, KKB, kartu kredit)

Dokumen yang Diperlukan

  • KTP yang masih berlaku
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Surat Izin Usaha: NIB (Nomor Induk Berusaha), IUMK, atau SKU dari kelurahan
  • NPWP - Wajib untuk pinjaman di atas Rp 50 juta
  • Foto usaha dan lokasi (untuk verifikasi)

Penting untuk Seller Online: Screenshot dashboard seller center (Tokopedia, TikTok Shop, Shopee) yang menunjukkan aktivitas penjualan bisa menjadi bukti pendukung bahwa usaha Anda aktif!

Cara Daftar KUR BRI Online

Anda dapat mengajukan KUR BRI secara online melalui website resmi kur.bri.co.id. Berikut langkah-langkahnya:

1 Kunjungi Website kur.bri.co.id

Buka browser dan kunjungi kur.bri.co.id. Pilih menu "Ajukan Pinjaman".

2 Login atau Daftar Akun

Jika belum punya akun, klik "Daftar" dan isi data email Anda. Anda juga bisa login menggunakan akun Google. Tunggu email verifikasi dan aktifkan akun Anda.

3 Pilih "Ajukan Pinjaman KUR"

Setelah login, pilih menu "Ajukan Pinjaman KUR". Baca dan setujui syarat dan ketentuan yang berlaku.

4 Isi Data Diri dan Data Usaha

Lengkapi formulir dengan data diri (sesuai KTP) dan informasi usaha Anda. Untuk seller online, masukkan informasi toko online Anda termasuk platform marketplace yang digunakan.

5 Upload Dokumen Pendukung

Upload foto KTP, KK, surat izin usaha, dan NPWP (jika diperlukan). Pastikan foto jelas dan tidak buram.

6 Hitung Simulasi Angsuran

Gunakan fitur "Hitung Angsuran" untuk melihat estimasi cicilan bulanan sesuai jumlah pinjaman dan tenor yang Anda pilih.

7 Kirim Pengajuan

Klik "Ajukan Pinjaman" untuk mengirim pengajuan. Anda akan menerima notifikasi bahwa pengajuan sedang diproses.

8 Tunggu Verifikasi dan Survei

Petugas BRI akan menghubungi Anda untuk verifikasi data dan melakukan survei ke lokasi usaha. Pastikan nomor HP aktif dan bisa dihubungi.

9 Pencairan Dana

Jika disetujui, Anda akan diminta datang ke kantor cabang BRI untuk tanda tangan akad. Setelah itu, dana akan dicairkan ke rekening Anda.

Simulasi Angsuran KUR BRI

Berikut contoh simulasi angsuran KUR Mikro dengan bunga 6% per tahun:

Pinjaman Tenor 12 Bulan Tenor 24 Bulan Tenor 36 Bulan
Rp 10 juta ~Rp 860.000/bulan ~Rp 443.000/bulan ~Rp 304.000/bulan
Rp 25 juta ~Rp 2.150.000/bulan ~Rp 1.107.000/bulan ~Rp 760.000/bulan
Rp 50 juta ~Rp 4.300.000/bulan ~Rp 2.215.000/bulan ~Rp 1.520.000/bulan
Rp 100 juta ~Rp 8.600.000/bulan ~Rp 4.430.000/bulan ~Rp 3.040.000/bulan

*Simulasi menggunakan metode anuitas dengan bunga 6% efektif per tahun. Angka dapat berbeda tergantung kebijakan bank.

Tips Agar Pengajuan KUR Disetujui

  1. Siapkan dokumen lengkap - Dokumen tidak lengkap adalah alasan penolakan paling umum
  2. Pastikan tidak ada kredit macet - Cek BI Checking/SLIK Anda di OJK
  3. Tunjukkan bukti usaha aktif - Screenshot laporan penjualan dari seller center
  4. Ajukan sesuai kemampuan bayar - Jangan pinjam lebih dari yang bisa Anda cicil
  5. Miliki rekening BRI - Memudahkan proses pencairan dan pembayaran

Hati-hati Penipuan: Pengajuan KUR BRI GRATIS, tidak dipungut biaya apapun. Jangan pernah transfer uang ke pihak manapun yang mengatasnamakan BRI. Daftar hanya melalui website resmi kur.bri.co.id atau datang langsung ke kantor cabang BRI.

Kesimpulan

KUR BRI adalah solusi modal usaha yang sangat menguntungkan untuk seller online dengan:

  • Bunga rendah 3-6% per tahun (disubsidi pemerintah)
  • Plafon hingga Rp 500 juta
  • Tanpa agunan untuk pinjaman hingga Rp 100 juta
  • Proses pengajuan bisa dilakukan online

Dengan modal tambahan dari KUR, Anda bisa memperbesar stok, meningkatkan kapasitas produksi, atau berinvestasi pada peralatan yang meningkatkan efisiensi bisnis online Anda.

Sudah Dapat Modal? Pantau Profit Anda!

Pastikan modal yang Anda pinjam menghasilkan profit. RekapCepat.id membantu Anda menganalisis margin setiap produk.

Coba Gratis Sekarang

Artikel Terkait

Cara Dapat Pinjaman Modal Usaha dari Bank untuk Seller Online
Panduan lengkap opsi pembiayaan dari berbagai bank untuk UMKM
Cara Mengelola Cash Flow untuk Seller Online
8 strategi praktis mengelola arus kas agar bisnis tetap sehat
Perbedaan Omzet, Profit, Laba, Margin, dan BEP
Pahami istilah keuangan penting untuk seller online